Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

Part 2: Dunia Pendidikan itu Duniaku

Alasan kenapa sekolah menjadi duniaku. Karena di sekolah saat masih MI atau setara SD aku punya teman yang pintar-pintar dengan berbagai karakter. Dari kecil udah kelihatan bakatnya masing-masing. Mungkin ini salah satu alasan agar aku giat belajar. Mereka sekarang semuanya sudah sukses menurut versinya masing-masing. Ada yang udah jadi dosen, guru, ibu rumah tangga, kerja di luar negeri, kuliah di luar negeri, kepala desa,  wiraswasta, pegawai swasta, dan lainnya. Kebanyakan mereka anak guru atau PNS, ada  Wiraswasta dan Petani. Sementara aku hanya anak penjual pentol dan petani. Tapi, mereka punya tengang rasa yang tinggi. Gak pernah bully soal pekerjaan orang tua.  Masa anak MI yang sering mereka perbincangkan, Harry Potter dan Bobo, Meissy, Amigos, kaset pembelajaran bahasa inggris, RPAL, RPUL, sementara aku cuma punya buku bahasa   jawa, peribahasa, dan fiqih punya ibuku. Pernah main sandiwara-sandiwara an di balai desa. Dan kadang belajar kelompok di rumah tema...