DEMI ASA 💌 (Curhat) Dari Kecil Hidup Susah dan Mandiri (Gadis Desa yang Berjuang Demi Kuliahnya dan Kuliah Adik-adiknya) 🌻 👩‍💻



Nb: Pinjam laptopnya dulu buat foto 👩‍💻

Nb: Laptop hitam Compaq presario Core i3, laptop waktu jadi IT Konsultan dan laptop putih lenovo, laptop waktu jadi penulis lepas.

Dari kecil hidupku susah anak pertama punya adik tiga. Umur 2,5 tahun udah punya adik perempuan. Dari kecil ke TPA berangkat sendirian. Ke sekolah juga berangkat sendirian. Dari SD sudah sedih kasihan ke orang tua lebih masalah ekonomi. Dari SD udah bantu menyapu dan beli ke Toko atau warung kelontong. Kelas 2 ibu sakit magh akut jual sawah akhirnya sembuh. Mau ke pasar soalnya ibu sakit. Habis sembuh punya adik 2 lagi. Habis itu, juga bantu bersihin popok adik. Tapi di sekolah tetap berprestasi meskipun introvert karena kecapekan.


SMP ke sekolah naik sepeda ontel. SMA naik sepeda ontel dan naik angkot. Biar lebih hemat yang penting bisa kuliah di Negeri sekolah favorit. SMP bangun subuh soalnya paginya harus bantu cuci baju. Pulang sekolah SMP dan SMA sorenya bantu orang tua.


Masuk SMP, SMA, S1 Negeri meskipun bayar gak ada yang dapat beasiswa soalnya di negeri bayarnya lebih murah tapi masuk kuliahnya susah harus berprestasi. Tapi gak dihina meskipun hemat atau jarang jajan. 


Gak boleh kuliah di negeri soalnya di luar kota. Tapi tetap memaksa akhirnya kerja jadi penjahit sepatu boots yang export luar negeri dapat tabungan 5 juta. Kemudian les SSC habis 4 juta. Bayar uang pendaftarannya 6,5 juta udah termasuk biaya asrama. SPPnya terjangkau biaya hidup di Malang juga gak begitu mahal. Harus belajar hemat. Soalnya adik 3.


Akhirnya lulus 4,5 tahun. Setengah tahun kerja dan skripsi. Habis itu kerja di IT Konsultan 3 tahun. Habis itu sakit gejala ginjal karena banyak pikiran. Habis itu kerja lagi jadi penulis lepas. Paginya bersih-bersih rumah. Habis itu kerja penulis lepas kerja remote. Sampai 2020 pandemi atau corona sering disangka penganguran padahal kerja penulis lepas udah lama. 


Kerja 3 tahun di Malang bisa belikan adik-adik laptop.


Corona kena cobaan sakit, habis itu sembuh tetap jadi penulis lepas. Soalnya saat sakit gak cuma mengandalkan obat lebih mendekatkan diri ke Allah S.W.T. sering dikira penganguran soalnya kerja jadi penulis lepas. Akhirnya 2023 mau kerja di kantor tiap hari berangkat kerja tapi ternyata terlalu sibuk. Punya tanggung jawab bersih-bersih rumah. Punya tanggung jawab bantu orang tua. Jam 7 sampai jam 12 harus di sekolah. Sorenya bantu orang tua. Malamnya masih ngelesi habis magrib sampai isya. Terlalu sibuk kecapekan. Dan sakit lagi. Cuma kerja jadi operator sekolah MI setahun. 

Aku hidup susah dan mandiri sejak kecil. Meskipun sibuk bantu orang tua aku tetap berprestasi dan totalitas saat sekolah maupun bekerja karena aku susah dan mandiri sejak kecil. Dari kecil sibuk belajar dan bantu orang tua.

Aku orangnya gak peduli sama masalah atau urusan orang lain atau cuek dan pendiam. Juga gak suka terlalu diikutcampuri urusanku sama orang lain. Soalnya aku dari kecil individualis dan introvert. Sibuk dengan duniaku sendiri. Belajar-belajar, membaca dan menulis itu hobiku ditambah nonton TV FTV Remaja sekarang nonton lagu-lagu di Youtube. Soalnya sempat suka MTV VJ Hunt dan Planet Remaja, Peace Love and Gaul. Gak suka main ke tetangga main ke tetangga terakhir kali waktu SD. 

Pengennya nanti nikah hidupku bahagia gak cuma orang baik dan pintar tapi mampu. Biar hidupku bahagia. Tapi yang paling penting paham agama.

Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Muhammadiyah 1993-2003
(Juara 2 lomba kaligrafi tingkat kecamatan)

TK ABA (Aisyiyah Bustanul Athfal) 1994-1997


MI Muhammadiyah 05 Gempolpading 1997-2003 (Masuk 10 Besar)


MI dan Mengaji TPA uang saku 500 rupiah. SPPnya mungkin sekitar 10 ribu per bulan.


SMP Negeri 2 Pucuk 2003-2006
(Kelas 1 sekretaris OSIS, Kelas 2 nilai muatan lokal elektro 10, Mewakili lomba senam SKJ Ayo Bersatu, Lomba Olimpiade Matematika, Rangking 1. Pelajaran muatan lokal yang disukai komputer, elektro, seni musik, dan kerajinan tangan) Pakai Hijab Lebar

Uang daftar ulang 500 ribu udah dapat kain seragam, SMP uang Saku 1000 SPP 25.000. Uang Saku 2000 Les kelas 3 SPP 60 ribu.


SMA Negeri 1 Babat 2006-2009 
(Kelas IPA dan DKA Pramuka) Pakai Hijab Lebar (X-1, XI IPA 3, XII IPA 1)

Uang daftar ulang 1 juta udah dapat kain seragam, SMA kelas 1 dan 2 uang saku 5000 SPP 37.000

SMA kelas 3 les uang saku 10.000 SPP 90.000


Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Malang - Kuliah Negeri 2010-2014
(HMJ Devisi Pemrograman, Aslab Dasar-Dasar Pemrograman dan Rangkain Digital, dan Reporter Kampus. Tinggal di Mahad atau Asrama dan Al-Kausar)

2009 - Les SSC buat kuliah 4 juta dari uang kerja jahit sepatu boots kulit perempuan eksport luar negeri dapat 5 juta. 

2010 - Kuliah Daftar Ulang 6,5 juta Laptop 4,5 Juta 

(11 juta jual sapi dirawat bapak setahun buat daftar kuliahku belinya sekitar 6 juta)

Uang saku per bulan kuliah 600 ribu (dari tabungan hasil panen sawah)

(Rincian uang makan 300 ribu, uang print dan buku 100 ribu, Pulsa 50 ribu, bedak 50 ribu, sabun 50 ribu, lainnya pakaian/jajan 50 ribu)

Uang kos 2 juta setahun dari beasiswa DIPA dan Bank Indonesia jalur prestasi setahun beasiswa 2 juta.

SPP 950 ribu per semester dari orang tua dari hasil panen padi. Sampai 4 tahun, tahun 2014.

Biaya wisuda dari ikut penelitian mahasiswa dapat 1 juta.

Biaya wisuda pakaian, jahit pakaian, make up, sandal heels, foto studio, dan transport 1 juta. 

Biaya print skipsi, foto dan lainnya 1 juta.

Gaji Kerja magang IT konsultan 1 juta.

Gaji Kerja IT Konsultan 2014- 2018 dapat 2 juta per bulan (nabung 30%) 4 tahun fulltime Malang. 

Gaji penulis lepas 2018-2022 dapat 1 juta per bulan (nabung 50%) 4 tahun remote kontrak Gresik. Cuci baju dan nata baju sekeluarga. Sore bantu orang tua buat pentol. Bersih-bersih rumah.

Gaji operator sekolah 2023/2024 dapat 1 juta per bulan (nabung 20%) 1 tahun Lamongan. Cuci baju sekeluarga dan sore bantu orang tua buat pentol. Bersih-bersih rumah.

Biaya sehari-hari 2025-2026 500 ribu per bulan Lamongan. Cuci baju dan nata baju sekeluarga. Sore bantu orang tua buat pentol. Bersih-bersih rumah. Blogger.

Tiga adik tinggal di luar rumah, dek tika tinggal di bawean, dek zudi di Surabaya, dan dek arrum tinggal di Lamongan.

Adik tika PNS guru SD pulau bawean suami pegawai PNS pulau bawean. Punya anak satu udah buat rumah di gresik.


Adik zudi pegawai swasta di Surabaya.


Adik Arum guru SD Muhammadiyah Turi


Aku sakit semenjak corona sekitar agustus 2020 tapi udah sembuh sering dikira pengangguran padahal kerja di rumah kerja remote penulis lepas contoh artikelnya di blog ini. 


Aku cuma pengen jadi ibu rumah tangga yang hemat. Tapi nanti suamiku pegawai swasta. Padahal dari umur 30 sampai sekarang udah umur 36. Masalah cuma itu sederhana.

Dan Alhamdulillah aku dan adik-adikku bisa kuliah semua meskipun orang tuaku gak kuliah. Aku bantu dek tika soalnya aku sudah jadi sumber inspirasinya tika buat kuliah. Aku juga udah nganterin adek zudi kuliah di Unair. Aku juga udah pinjemin adik arum laptop buat kuliah aku nulis pakai handphone. Dek tika gak bantu apa-apa ke dek zudi dan dek arrum soalnya udah nikah, udah punya anak dan udah buat rumah meskipun PNS soalnya cuma ngurusin hidupnya sendiri. 

Dulu waktu masih kerja jadi penjahit beli makanannya di warung ketemu staf laki-laki yang lulusan S1 terus suka aku yang selera makannya sama terus bilang kalau aku pintar masak. Mau diajak nikah minta nomorku bilang ibunya tapi gak nyangupin kalau mau nguliain aku. Terus aku bilang adikku tiga katanya orangnya gak mau bantu ngurusin adik-adikku penting nikah. Sekarang agak menyesal tapi aku percaya takdir Allah S.W.T yang terbaik. Sekarang aku S1 adik-adikku juga S1 semua tapi aku belum nikah juga padahal umurku udah 36. Dulu itu umurku masih 19 tahun. Dulu kuliah berangkat sendiri gak ada yang ngantar naik bus dari lamongan ke Malang. Juga gak ada yang ngasih uang, biaya kuliah dari orang tua dan usaha sendiri.

Balik lagi tetap sandaranku Allah S.W.T.




















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biografi Singkat 💌

Kejahatan Komputer di Indonesia dan Upaya Pencegahannya

Demi Asa: Foto Keluarga 👩‍💻🌻👨‍💻🌻