Waspada Bahaya Kecanduan Sosial Media yang Sering Tidak Kamu Sadari!
Berdasarkan data dari Hootsuite bahwa pada tahun 2018 Indonesia menjadi negara penguna sosial media teratas nomor tiga. Fenomena ini bisa memberikan pengaruh positif jika mampu memanfaatkannya untuk mencari uang, memberikan pengaruh baik ke orang lain, hingga menyebarkan informasi positif secara cepat.
Sebaliknya, ada dampak negatif penggunaan sosial media yang perlu untuk diwaspadahi, salah satunya adalah kecanduan sosial media.
Mengganggu Kualitas Tidur
Salah satu dampak kecanduan sosial media yaitu dapat mengganggu kualitas tidur. Pasalnya waktu yang seharusnya kamu manfaatkan untuk tidur malah kamu gunakan untuk bermain sosial media. Kualitas tidur yang kurang baik sangat mempengaruhi kesehatan fisik kamu. Dan mengganggu aktivitas penting kamu lainnya seperti bekerja, sekolah, dan lainnya.
Malas Bergerak dan Peluang Gangguan Obesitas dan Penglihatan
Selain kualitas tidur jadi menurun, kecanduan sosial media juga dapat menyebabkan seseorang malas bergerak yang bisa memberikan peluang mengalami obesitas.
Selain itu, kamu juga lebih mudah mengalami masalah kesehatan mata akibat kecanduan bermain sosial media.
Gangguan Kecemasan
Selain masalah kesehatan fisik, kacanduan sosial media juga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan mental. Misalnya saja kecemasan berlebihan.
Pasalnya, dalam sosial media kebanyakan yang ditampilkan adalah hal-hal yang terlihat ideal atau sempurna. Padahal kebanyakan pada kenyataannya tidak seperti itu.
Selain itu, terkadang bisa menimbulkan rasa kecemburuan sosial dan lainnya. Kecanduan sosial media juga membuat kita kurang produktif. Dan masih banyak lagi dampak negatif kecanduan media sosial yang dapat mempengaruhi kesehatan mental kita.
Kehilangan Privasi
Terlalu sering membagikan segala aktivitas sehari-hari kita juga dapat membuat kita kehilangan privasi. Dan ini juga dapat memancing komentar dari pengguna lainnya. Terutama bagi kamu yang belum siap menerima komentar negatif. Hal ini biasanya lebih populer dengan sebutan cyber bullying.
Kurang Interaksi dengan Lingkungan Sekitar
Ada yang bilang bahwa sosial media bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Begitu juga dengan bahaya kecanduan sosial media yang dapat membuat kita merasa ada jarak dengan orang-orang terdekat. Dan kurang interaksi dengan lingkungan sekitar. Sehingga kurang adanya quality time dengan orang terdekat kita.
Waktu yang Tepat Bermain Sosial Media
Berdasarkan data dari Journal of Social and Clinical Psychology, waktu ideal maksimal sehari bermain sosial media adalah selama 30 menit. Jadi, pastikan sebaiknya jangan sampai melewati batas tersebut.
Larangan Pengunaan Sosial Media Bagi Anak-Anak
Untuk menghindari pengaruh konten-konten yang negatif anak-anak dilarang memiliki akun sosial media. Minimal boleh menggunakan sosial media di usia 13 tahun itu pun dengan syarat masih dalam pengawasan orang tua.
Mengunakan Sosial Media dengan Bijak
Gunakan sosial media dengan bijak sesuai kebutuhan. Misalnya untuk komunikasi hal positif, pekerjaan, dan lainnya. Dan jangan gunakan secara berlebihan.
Komentar
Posting Komentar