Belajar Bisnis dari Adi Pramudya Pengusaha UKM Rempah-Rempah



Tahukah kamu mengapa Indonesia sampai dijajah itu karena hasil rempah-rempahnya yang berlimpah. Karena rempah-rempah merupakan salah satu kekayaan Indonesia. Hal itu pula yang dilirik Adi Pramudya pengusaha UKM rempah-rempah. 


Adi Pramudya, Mendulang Omset Ratusan Juta dari Rempah-Rempah


Berbeda dengan pemuda seumurannya, Pria asal pati itu memilih menjadi seorang petani untuk membiayai kuliahnya. Dari hasil pertanian rempah-rempah yang Ia tekuni, saat ini Ia berhasil mendulang omset hingga ratusan juta per bulan dari rempah-rempah. Wah menarik bukan? Ingin mengetahui kisah lengkap Adi dalam mengembangkan bisnisnya? Yuk simak ulasan lengkapnya!


Berawal dari Keinginan Hidup Mandiri


Lahir di Pati 16 April 1992, jurusan teknik Industri Universitas Gunadarma. Penghargaan nasional young heroes program kick Andy 2016.


Saat kuliah mencari uang biaya kuliah ke Jakarta dengan menjadi seorang petani. Awalnya menjadi petani singkong. Namun karena harganya yang kurang stabil membuatnya mencari peluang usaha pertanian lain yaitu rempah-rempah.


Ia banyak belajar bisnis dari orang tua yang seorang pedagang. Selain itu semasa kuliah Ia juga pernah jualan cemilan pisang. Meski sempat laris manis usahanya terpaksa gulung tikar.


Membaca Peluang Menjadi Petani


Mungkin saat ini banyak sekali pemuda yang menganggap remeh pekerjaan petani. Namun, tidak dengan Adi, Ia melihat ada peluang besar untuk menjadi seorang petani. Awalnya dengan modal empat juta Ia gunakan untuk menyewa sawah sekaligus modal awal dana pertanian. Dari dana 1 juta dalam sekali panen Ia mendapatkan laba 3 juta. 


Lambat laun, setelah lulus kuliah Ia menyewa hingga mencapai 11 hektar sawah yang menghasilkan lama bisa 1 milyar. Awalnya jenis rempah-rempah yang ditanam hanya lengkuas lama kelamaan bertambah menjadi kunyit dan jenis rempah yang lainnya.


Hasilkan Omset Ratusan Juta Per Bulan dari Rempah-rempah


Setelah sukses menjadi petani rempah-rempah, Adi Pramudya tidak merasa puas. Selanjutnya Ia memulai bisnis baru peternakan ayam. Dengan laba yang fantastis hingga satu milyar. Dari kedua bisnisnya tersebut Adi bisa hasilkan omset hingga ratusan juta per bulannya. 


Ekspor Hingga Luar Negeri dan Sejahterakan Petani


Selain memasok pasar lokal, Adi juga melebarkan sayap dengan mengekspor rempah-rempah ke luar negeri. Meski hanya beberapa negara saja. 


Agar bisa selalu memasok kebutuhan pasar, harus dipastikan panen rempah-rempah berhasil. Dan agar panen tidak sampai gagal, Ia selalu berusaha mensejahterakan para buruh petani. 


Jadi, Adi selalu membentuk organisasi kelompok tani yang menaungi para petani. Fungsinya untuk mewadahi dan memfasilitasi setiap keluhan dan kendala para petani. 


Selain itu, Ia juga memastikan persediaan pupuk dan obat-obatan selalu cukup untuk kebutuhan pertanian. 


Mendapat Penghargaan Nasional


Berkat kerja kerasnya menjadi pengusaha dan petani rempah-rempah membuatnya menerima banyak penghargaan nasional. Diantaranya adalah penghargaan dari Kick Andy di tahun 2016 silam. Dan penghargaan dari pemerintah serta penghargaan lainnya.


Dan yang membuat Adi tetap setia menekuni bisnis ini adalah karena ada banyak do'a dari petani yang ingin usaha pertanian rempah-rempah Adi tetap sukses.


Itulah kisah Adi Pramudya, pengusaha UKM di bidang pertanian yang sangat menginspirasi. Dari kisah tersebut dapat disimpulkan bahwa ada peluang besar dari usaha pertanian yang mungkin saat ini dipandang sebelah mata bagi kebanyakan anak muda. Terutama pertanian rempah-rempah yang kini sudah diekspor hingga eropa dan menghasilkan omset ratusan juta.

Note: Tulisan ini adalah salah satu portfolio saya.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kejahatan Komputer di Indonesia dan Upaya Pencegahannya

Belajar Digital Marketing untuk Pemula!

12 Kebiasaan Sederhana Sehari-hari Versiku