Part 4: Fase Kehidupan
Kadang ngerasa insecure dengan pencapaian teman saat ini, tapi kadang juga ngerasa bersyukur udah melewati banyak hal atau pencapaian diri sendiri.
Inilah fase kehidupan, tetap kalem dan tenang. Saat senang maupun susah biasa saja. Kenapa harus menjatuhkan atau meninggikan. Kehidupan ya seperti ini. Mulailah kerjakan hal-hal kecil yang minimal bisa bermanfaat untuk diri sendiri. Mulai dari nol lagi :D
Banyak kesibukan di rumah mulai bantu orang tua, bersih-bersih rumah, dan mulai kerja jadi penulis lepas lagi. Mungkin aku malu, tapi gak apa-apa harus realistis.
Sekarang adikku yang pertama udah jadi guru SD PNS dan udah menikah udah punya anak. Adik yang kedua lulusan sastra jepang udah kerja. Adik terakhir baru wisuda udah jadi guru SD.
Sering ngerasa insecure karena banyak teman yang udah melalui banyak pencapaian kayak punya karir yang bagus, bisa haji atau umroh, punya kontribusi dalam masyarakat, dan lainnya.
Tapi gak apa-apa tetap bersyukur karena aku juga punya pencapaian versi diriku sendiri. Cuma pengen jelasin setelah lulus kuliah Teknik Informatika UIN Malang misalnya saja pernah kerja di IT konsultan tugasnya Back Up data, nulis buku petunjuk, dan pengelola data yang kliennya hampir sebagian wilayah Indonesia mulai Indonesia bagian barat sampai indonesia bagian timur dan jadi kontributor di media online yang terkenal di bidang teknologi. Itu, bagiku pencapaian yang luar biasa. (Malang) 3 Tahun (2014-2017)
Jadi penulis lepas untuk blog bisnis yang bantu UMKM (beberapa portofolionya ada di blog ini) istilahnya SEO Content Writer 5 tahun (2018-2022) (Gresik), jadi operator sekolah MIM di ranah pendidikan meski cuma setahun. (Lamongan) (2023)
Penulis lepas, Penulis Amalia. (Lamongan) Setahun. (2024-Sekarang).
Cari klien sendiri udah dapat 6 klien untuk blog majalah online dan blog UMKM. Dan mengisi waktu luang jadi blogger dan bantu orang tua.
Padahal kecil, gak cantik dan gak begitu pintar tapi dalam pekerjaan ini gak lihat fisik. Tapi mesti pakai sepatu heels biasa kalau dinas luar kota.
Jadi, aku juga punya kontribusi. Lebay sih.
Mungkin orang tua dan adik-adik terlalu khawatir aku gak nikah-nikah. Insya Allah jodoh kita sudah tertulis di lauhul mahfudz.
π©π»
#positive vibesπ
Komentar
Posting Komentar