Penulis Kebanyakan Anaknya Introvert (Ikhtiar, Tawakal, dan Ikhlas)
Ada yang bilang kalau menulis adalah salah satu terapi bagi introvert. Sebagai anak pertama aku sangat introvert soalnya aku gak bisa curhat ke adik-adikku juga gak bisa curhat ke orangtuaku.
Tapi aku selalu baca doa Bismillahi Tawakaltu Allallahi Lahaula Walahuwata illabillah ketika akhir-akhir ini aku merasa gak kuat. Bismillah semoga dimudahkan untuk bisa meningkatkan ibadah dan senantiasa diberi keikhlasan. Aku percaya kerja keras adalah nama lain dari keajaiban sesuatu yang dikerjakan dengan ikhtiar dan tawakal karena Allah insyallah akan didapatkan keberkahan.
Semangat pejuang pencari jodoh. Semoga ikhtiar dan tawakal saat ini bernilai pahala. Dan jika ada khilaf atau hal-hal yang aku gak sadar semoga Allah S.W.T memafkan karena aku percaya ada malaikat yang melihat. Kalau pun saat ini belum mendapatkan jodoh atau masih diberi ujian semoga kedepannya ada hikmahnya. Semoga penantian pencarian jodoh ini ada banyak hikmahnya agar aku bisa lebih baik lagi. Seperti kesabaran nabi zakaria untuk mendapatkan anak dan kesabaran nabi ayyub dalam menghadapi ujian sakit. Bismillah niat hijrah karena Allah S.W.T. Masih berjuang mencari jodoh.
Waktu kecil aku berjuang demi pendidikanku
Saat dewasa aku berjuang demi keluargaku
Dan saat ini aku berjuang demi jodohku
Semangat pejuang ada ikhtiar dan tawakal. Ada usaha ada doa agar banyak keberkahan didalamnya. 💪🤲💗
Dari kecil aku udah terbiasa diajarkan untuk kerja keras dan menerima yang penting halal meskipun sederhana dan sedikit karena aku yakin dari yang sederhana atau sedikit itu ada banyak berkah didalamnya.
Niat lillah karena Allah S.W.T.
Ikhtiar dan Tawakal
Usaha mencari jodoh dan sholat tahajud dan berdo'a setiap selesai sholat.
Alhamdulillah tetap bersyukur, Maka nikmat tuhanmu yang mana yang kamu dustakan?
Aku berjuang sendirian, berangkat sekolah sendiri, mandiri dari kecil meskipun pendiam dan introvert tapi tetap ikhtiar dan tawakal. Usaha langit dan bumi.
Ada 3 amalan yang tidak terputus pahalanya meskipun sudah meninggal.
Ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, dan anak sholeh yang selalu mendoakan kedua orangtuanya.
La haula walahuwata illabilla
Tidak ada kekuatan kecuali dari pertolongan Allah S.W.T.
Surat Al Isra Ayat 79-82
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا (٧٩) وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا (٨٠) وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا (٨١) وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلا خَسَارًا (٨٢
Terjemahan Surat Al Isra ayat 79-82
79. Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu[28]; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji[29].
80. [30]Dan katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar[31] dan keluarkan (pula) aku[32] ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong(ku)[33].
81. [34]Dan Katakanlah[35], "Kebenaran[36] telah datang dan yang batil[37] telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap[38].
82. Dan Kami turunkan dari Al Quran (sesuatu) yang menjadi penawar[39] dan rahmat[40] bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim[41] (Al Quran itu) hanya akan menambah kerugian[42]
Komentar
Posting Komentar